Seni Bela Diri Populer Yang Ada Di Dunia

Dari awal kemunculan mereka ratusan tahun lalu hingga diangkat ke layar lebar pada tahun 1970 dan saat ini merekalah yang mendominasi panggung UFC, jelas bahwa seni bela diri akan tetap populer sampai kapanpun. Sebagian memang di gunakan untuk pertahanan diri yang mencakup kekuatan mental, seni bela diri telah dipraktikkan oleh banyak orang di dunia. Meskipun seni bela diri sebagian besar berasal dari Asia, tapi mereka sangat populer di belahan bumi lain. Inilah daftar seni bela diri paling populer menurut kami.

  1. Ninjutsu

Seni bela diri ini menjadi sangat populer di Amerika Serikat berkat kemunculannya di film Teenage Mutant Ninja Turtles, asal dari seni bela diri Jepang ini adalah dari pejuang dan pembunuh gerilya. Mungkin ninja akan dianggap sebagai kriminal pada hari ini, ninja menggunakan seni bersembunyi untuk mengangetkan lawan dan mengalahkannya. Ninjutsu lahir di zaman feodal jepang dan dikembangkan untuk membunuh target tertentu. Selain gerakkan tangan dan kaki, bela diri ini juga menggunakan senjata seperti melempar bintang, tongkat, tombak, pedang, dan bahan peledak.

  1. Taekwondo

Taekwondo dapat diartikan sebagai “jalan pukulan dan tendangan”, taekwondo mulai berkembang ketika Perang Dunia II berakhir, tepatnya ketika Jepang mulai mengakhiri pendudukannya atas Korea. Seni bela diri ini terkenal karena tendangannya, anda pasti sering melihat ketika seorang atlit taekwondo mematahkan papan dengan tendangan berputarnya. Dalam acara Olimpiade, bela diri ini merupakan seni bela diri paling populer di dunia, dengan lebih dari 100 negara dan 30 juta pengikut, tiga juta diantaranya merupakan sabuk hitam.

  1. Kung Fu

Kungfu merupakan salah satu seni bela diri tertua yang berasal dari Tiongkok yang berarti pencapaian yang diperoleh melalui kerja keras dan panjang, Seni bela diri ini mulai dikenalkan pada tahun 2.698 SM ketika Kaisar Kuning Cina Huangdi naik tahkta. Puluhan ribu jenis kungfu berkembang setelah itu, seni ini secara tradisional diajarkan oleh para biksu Shaolin, dengan menekankan moraltas dan filsafat sebagai nilai dari bela diri ini. Para pengikut kung fu diajarkan untuk memiliki kerendahan hati, rasa hormat, kepercayaan, dan kesabaran yang tinggi.

  1. Brazilian Jiut-Jitsu

Bapak pendiri Brazilian Jiu-Jitsu adalah orang Jepang bernama Mitsuyo Maeda, seorang petarung yang telah memenangkan lebih dari 2.000 pertarungan dan dianggap sebagai orang paling tangguh yang pernah ada, ia tiba di Brasil pada tahun 1914 dan mulai memperkenalkan seni bela diri ini. Disana ia bertemu dengan keluarga Gracie yang merupakan salah satu keluarga pencinta olahraga dengan banyaknya keturunannya pada UFC dan sekolah-sekolah bela diri mereka membuat seni bela diri ini cepat populer. Seperti jiu-jitsu dan judo tradisional, seni bela diri ini menekankan pada lemparan dan permainan lantai. Saat ini, brazilian jiu-jitsu dianggap sebagai modal utama para petarung bela diri campuran.